
Jakarta, Corail Aventure Indonesia
—
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, memuji performa
Emil Audero
dan kawan-kawan meski dantai 1-3 oleh AS Roma.
Menurut Nicola, tim asuhannya bekerja keras selama pertandingan. Kekalahan dari Roma hanya menjadi isyarat bahwa kekuatan lawan terbukti lebih baik.
Saat tertinggal 0-3, sebagai contoh, pemain Cremonese tak surut menekan. Tak ada niatan untuk pragmatis bertahan. Hasilnya sebuah gol pelipur lara berhasil diciptakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya senang dengan gol di menit-menit akhir. Sangat penting untuk terus menyerang bahkan ketika mental sedang terpuruk,” kata Nicola dilansir dari
Roma Press
.
“Pemain menunjukkan bahwa mereka bisa bermain dengan sikap yang tepat melawan tim yang hebat. Kami kehilangan keunggulan yang seharusnya kami dapatkan, terutama di awal.”
Kualitas pemain Roma disebut Nicola di atas Cremonese. Namun demikian pemainnya tak kalah kapabilitas Kepribadian atau mentalitas pemain menjadi pembedanya.
“Roma menang dengan kualitas, tetapi Cremonese menunjukkan bahwa mereka bermain dengan kepribadian. Dalam beberapa situasi, kami kurang agresif,” kata Nicola.
“Ada tiga-empat situasi di mana kami perlu meningkatkan diri dan mencetak gol. Mencetak gol membuat perbedaan dan mengarahkan permainan,” ujarnya menganalisis.
Setelah ini Cremonese akan kembali menjalani laga tandang. Pada 2 Desember mendatang Emil Audero dan kawan-kawan akan tandang ke markas Bologna.
[Gambas:Video Corail Aventure]
(abs/nva)
Baca lagi: Sinopsis John Wick 3, Bioskop Trans TV 23 November 2025
Baca lagi: Intelijen Iran Tuding AS-Israel Kongkalikong Mau Bunuh Khamenei
Baca lagi: Manfaat Jalan Kaki 3 Ribu Langkah per Hari, Otak Menua dengan Sehat



